Kategori
About Us

Internship

Internship| Reflection Letter

Internship Reflection Letter

Restless spirits that has been trained, and bringing sweet memories

Letter from Internship Students

Imdi Hakeem Dinovhandaru – Universitas Gadjah Mada

Reflection Letter: Greetings! My name is Imdi Hakeem Dinovhandaru. I am currently a third-year architecture student at Universitas Gadjah Mada and I’m 20 years old at the time of writing this letter. I chose architecture because I have always been a curious person about art and buildings, and end up kind of living it.  After 2 years of studying, It was finally the time to apply for an internship. It was very hard to find a suitable architecture firm to apply to. Then, a flash of memory entered my mind.  It was April 12th, 2025, when I first visited a…

Haidar Hafizh Aulia – Universitas Gadjah Mada

Reflection Letter: Berada dalam zona nyaman memanglah menyenangkan. Selama 21 tahun hidup di Yogyakarta, saya tumbuh dan belajar di kawasan di mana sebuah citra artis lahir, tempat seniman seniman hebat dengan pemikiran dan goresan tangan yang ciamik menorehkan jejaknya. Dari ruang ruang itulah saya mengenal makna proses, hingga akhirnya saya menemukan sebuah biro arsitek yang mengangkat tektonika desa sebagai cara pandang dan identitas berkarya. Bagaimana material dimainkan menarik pandangan dan hati, memanggil untuk belajar lebih dalam dan melangkah lebih jauh. Perkenalkan nama saya Hafizh. Saat ini saya berada di semester ke 6 sarjana arsitektur di Universitas Gadjah Mada. Menggantungkan pengalaman…

Cua Zasta Sampoerna – Universitas Gadjah Mada

Reflection Letter: Salam kenal semuanya, Perkenalkan saya Cua Zasta, dari Universitas Gadjah Mada. Menjelang akhir tahun 2025 menuju awal 2026, saya diberikan kesempatan untuk belajar secara langsung bersama tim RAW Architecture. Sejak awal, nama RAW bukanlah nama yang asing bagi saya. Namun seiring berjalannya waktu, rasa kagum itu tumbuh dengan sendirinya. Saya belajar banyak, dimulai dari memahami sistem alur kerja, melihat bagaimana kerangka berpikir dibangun dengan jernih dan terstruktur, hingga menyaksikan bagaimana gagasan dieksekusi dengan penuh tanggung jawab dalam setiap proses desain di RAW. Di waktu internship yang singkat ini, saya merasakan energi dari kakak-kakak mentor saya. Etos kerja yang…

Raniya – Universitas Mercu Buana

Reflection Letter: Hai! Nama aku Raniya, atau bisa juga Raniya al–Aulagie. Saat ini aku berada di semester tujuh Jurusan Desain Interior di Universitas Mercu Buana. Ketertarikan aku terhadap dunia desain interior berawal dari hal yang sederhana, yaitu kegemaranku bermain The Sims dan berbagai gim dekorasi rumah. Dari aktivitas tersebut, aku mulai menyadari ketertarikan pada pengolahan ruang, penataan interior, dan bagaimana sebuah ruang dapat memberikan kenyamanan serta karakter tertentu. Ketertarikan inilah yang kemudian mendorong aku untuk memilih Desain Interior sebagai bidang studi. Di pertengahan masa SMA, aku sempat mempertimbangkan untuk mencoba masuk ke ranah arsitektur. Namun, pada saat itu aku masih…

Aisyah Nailah Humaira – Universitas Brawijaya

Reflection Letter: Halo semuanya, perkenalkan nama saya Aisyah Nailah Humaira, mahasiswi semester 7 arsitektur Universitas Brawijaya. Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Kak Rich dan Kak Yudith karena telah memberikan saya kesempatan untuk dapat mengikuti intership di RAW Architecture. Saat ingin mendaftarkan, ada beberapa kekhawatiran yang saya rasakan. Apakah saya bisa jika harus magang dan berkuliah diwaktu yang bersamaan? apalagi saat ini saya sudah masuk ke semester 7 dimana harus mengerjakan seminar dan bimbingan secara online. Tapi, setelah dipikir-pikir lebih baik menyesal karena mencoba daripada tidak sama sekali. Akhirnya saya putuskan untuk mencoba dan berharap bisa menjalankan keduanya dengan…

Alma Asyofi – Universitas Brawijaya

Reflection Letter: Hello everyone, my name is Alma from Brawijaya University, interning at RAW in my 7th semester. Initially, I took this internship not because I was fully confident in the field of architecture, but more as a way to survive in a major that often made me doubt myself and my abilities. The year 2025 was the hardest year of my life. I lost my grandmother, the person who raised me, shaped my perspective on life, and was my biggest reason to keep going. Her passing left me feeling lost, unmotivated, and even lacking the spirit to continue my…

Muhammad Nur Hasan Firdaus – Universitas Bina Nusantara

Reflection Letter: Halo teman-teman restless spirits! Nama saya Hasan, saya mahasiswa BINUS University jurusan Arsitektur. Alhamdulillah saya telah menyelesaikan internship saya selama 6 bulan di RAW Architecture sejak Agustus 2025 lalu. Saya bersyukur sekali kepada Sang Pencipta karena telah diberikan bimbingan dan ditakdirkan untuk mendapatkan pengalaman internship di RAW Architecture. Menurut saya, RAW Architecture memiliki program internship yang terbaik, karena saya mempelajari segala aspek dalam fase proyek arsitektur, mulai dari masuknya proyek baru dari klien, sampai pengembangan konsep, perancangan konsep struktur dan MEP, perencanaan detail interior dan eksterior, hingga pengecekan design melalui simulasi thermal, simulasi CFD, dan pemeriksaan realita design…

Novellia Shafa Nur Saputri – Universitas Diponegoro

Reflection Letter: Hallo! Namaku Novellia Shafa Nur Saputri, orang-orang biasa memanggilku Novel dan umurku 21 th baru-baru ini. Sebagai seorang pelajar arsitektur, saat ini aku berada di semester tujuh dan sedang menempuh pendidikan di Universitas Diponegoro. Di tahun terakhirku sebagai mahasiswi, aku memutuskan untuk keluar dari zona nyamanku dengan memilih mengeksplor dunia dari sudut pandang yang berbeda. Dalam hal ini aku mencobanya dengan magang di RAW Architecture untuk belajar dan eksplor lebih lanjut di dunia arsitektur. Aku bersyukur sekali dengan kesempatan ini.   Pada saat mendesain, aku selalu tertarik dan ingin tahu sudut pandang arsitektur lebih lanjut, terutama dalam hal konsep,…

Muhammad Farid Zia Pridjie – Universitas Bina Nusantara

Reflection Letter: Perkenalkan, nama saya Muhammad Farid Zia Pridjie, mahasiswa Arsitektur Universitas Bina Nusantara yang saat ini sedang menjalani tahun keempat perkuliahan. Selama empat bulan terakhir, saya telah menjalani program internship di RAW Architecture, sebuah pengalaman yang sangat saya syukuri dalam perjalanan hidup saya. Pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ka Rich dan Ka Yudith yang telah memberikan saya kesempatan berharga untuk belajar lebih dalam mengenai dunia arsitektur profesional. Perasaan saya saat mengakhiri masa internship ini terasa campur aduk, penuh canda, tawa, kebahagiaan, dan juga kesedihan karena harus berpisah dengan keluarga yang selama ini saya anggap sebagai…

Edelweiss Aydindra Sabariman – Universitas Bina Nusantara

Reflection Letter: Halo teman-teman semuanya,perkenalkan namaku Edelweiss Aydindra Sabariman, biasa dipanggil Edel. Aku adalah mahasiswa jurusan Arsitektur yang sedang menempuh pendidikan di Binus University. Saat pemilihan jurusan, I knew exactly that I wanted to study architecture. But I had zero expectations, I didn’t even know how to start. Di sinilah kebingungan itu terjadi. My days were filled with confusion. I went through six semesters with a very big question mark on my face. Sampai ada di titik aku bertanya ke diri sendiri, “Bagaimana sih cara mendesain dan make it happen?” Spoiler alert: I did not find my answer until the…

Nasywaa Najlaa Abiyyah – Universitas Bina Nusantara

Reflection Letter: Halo semua! kenalinn namaku Nasywaa Najlaa Abiyyah, Wawaa panggilan akrabnya. Mahasiswa semester 7 di BINUS University, yang sangat beruntung karena berkesempatan mengungkapkan perasaan Wawaa selama 5 bulan belajar di RAW Architecture. “What’s meant for you will always find its way to you” Perumpamaan itu sepertinya bisa menggambarkan bagaimana Wawaa bisa mengenal RAW. Nggak sengaja ikut Arch-firm visit dari kampus tapi cuma bisa daftar satu firma karena kuota penuh, lalu timbul rasa penasaran dan mau tau lebih banyaak. Pada saat experiencing GUHA, nggak berhenti merasa “WAAHHH KOK BISA GINI YAA??” di setiap ruang yang wawaa lewati. Saat tiba waktu…

Nafis Roziq Bagaskara – Universitas Muhammadiyah Surakarta

Reflection Letter: Hi everyone, glad to have crossed paths with you all, saya Nafis Roziq Bagaskara. Hampir enam bulan ini bukan sekadar tentang durasi, tapi tentang sebuah perjalanan internal yang saya sebut sebagai trilogi pertumbuhan. Semuanya berawal dari sebuah fase yang I’d like to call as being Slow. Di awal, saya sempat merasa kehilangan arah, berusaha menyerap DNA studio yang begitu dalam, memahami betapa beratnya makna di balik setiap garis yang ditarik, dan belajar menavigasi kompleksitas arsitektur yang selama ini hanya saya lihat di permukaan. Perlahan namun pasti, ritme itu mulai menemukan bentuknya and eventually I found my Flow. Saya…

Jonathan Juan Carlos Mulia – Universitas Pelita Harapan

Reflection Letter: Hallo,Nama saya Jonatan (Jo / Jomul). Saya menjalani internship di RAW Architecture selama tiga bulan. Awalnya saya hanya berencana menjalani internship selama dua bulan, namun seiring berjalannya waktu, saya merasa bahwa proses belajar saya di sini belum selesai. Bukan hanya tentang menggambar atau menghasilkan desain, tetapi tentang memahami proses berpikir, ritme kerja, dan bagaimana sebuah ide berkembang melalui diskusi, revisi, serta pengalaman langsung di lapangan. Hari-hari awal di RAW menjadi fase adaptasi yang cukup besar bagi saya. Saya belajar menghadapi jam kerja yang tidak selalu terikat waktu, revisi yang datang, serta momen di mana saya harus mencari tahu…

Dimas Dwi Cahyo – Institut Seni Indonesia Surakarta

Reflection Letter: Halo semua, perkenalkan namaku Dimas Dwi Cahyo, biasa dipanggil Dimas. Aku mahasiswa Desain Interior ISI Surakarta semester 7. Jujur, buatku tidak mudah untuk bisa ikut andil magang di RAW Architecture, studio yang basis utamanya arsitektur. Awal masuk cukup kaget karena harus menyesuaikan diri dengan dinamika studio yang lumayan berbeda dari dunia interior, arsitektur dan interior itu menurutku 2 prinsip ilmu yang saling berkesinambungan tapi harus ekstra buat memahami keduanya, untuk bisa memahami arsitektur sebagai desainer interior harus paham mengenai prinsip-prinsip dasar arsitektur. Selama magang di sini, hal utama yang ingin aku capai adalah memahami prinsip dasar arsitektur dan…

Felicia Roseanne Sandrea – Universitas Ciputra

Reflection Letter: Hello! My name is Felicia, an architecture student from Ciputra University, Surabaya. I was born in Yogyakarta, and moving cities has kind of been part of my life for a while now. Moving from Jogja to Surabaya for college felt… normal. But for some reason, moving to Jakarta this time felt different. Maybe because this time, I wasn’t just moving to study, but to work, to learn in a very real, very practical way. Internship hits differently, I guess. Almost five months ago, I started my internship journey at RAW. Looking back now, I realize how much has…

Bimasetya Mahardhika – Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Reflection Letter: Hello to everyone, yang membaca dan singgah pada reflection letter ini. Perkenalkan, nama saya Bimasetya Mahardhika, dan tulisan ini adalah sebuah jejak refleksi dari perjalanan saya selama kurang lebih dua bulan belajar, bekerja, dan bertumbuh di Realrich Architecture Workshop (RAW) Selama kurang lebih dua bulan menjalani program magang di RAW, saya merasa berada di dalam sebuah proses yang sejak lama ingin saya masuki, bukan sekadar sebagai pengalaman kerja, tetapi sebagai ruang belajar dan pembentukan cara berpikir. Memasuki lingkungan RAW, saya menyadari bahwa budaya kerja di dalamnya sangat menekankan proses, kepekaan, dan kesadaran dalam setiap keputusan desain. Saya belajar…

Azzahra Shylla Halalita – Universitas Diponegoro

Reflection Letter: Dear RAW Team, I recall being both thrilled and intrigued as a recent graduate navigating the shift from course work to actual professional practice, wondering how the flow of actual practice would affect my perspective on architecture. I deeply value the chance to complete my internship at the studio. My respect for the field has grown as a result of working closely with designers who preceived each brief with accuracy and commitment.  The most notable thing about my stay here was how naturally learning took place. It was never forceful. I discovered that I was learning new things…

Hasna Ayudya Aulia – Universitas Diponegoro

Reflection Letter: Hi! Catch you up again with me, Hasna Ayudya, or I simply go by Hasna. It’s unusual for me to write something longer and precisely “sentimental”. Doing internship at OMAH Library, joining Guha The Guild and being part of RAW journey wasn’t my main plan before, yet it was decided that I will have gone through that “stop” to seek and reinvent my last pieces of puzzle inside my head before entering my career phase.  I don’t know how and what to say about the latest 3 months journey which turned out to be quite short but profound,…

Rizal Virgyanto – Universitas Katolik Parahyangan

Reflection Letter: Greetings everyone, I am Rizal, and I am currently a fresh graduate from the Professional Architect Education Programme (PPAr) at Parahyangan Catholic University in Bandung. It was a little late and quite a short period for me to apply for an internship but it’s better late than never, right? Hahaha. Let me tell you one or two things about myself. I was born in Makassar, South Sulawesi. Can you imagine how life unfolds in that place? Throughout my life, I’ve always been an amateur traveler. Every time I finished a school level, I moved to a different city.…

Octavius Setiawan – Calvin Institute of Technology

Reflection Letter: Hi, saya Octavius Setiawan, biasa dipanggil Avi, seorang graduate architect dari Calvin Institute of Technology. Setelah lulus dari perguruan tinggi, saya memutuskan untuk melanjutkan proses belajar saya dengan mengambil kerja praktek di RAW Architecture. Pengalaman saya di tim Abstraksi bersama Bang Riyan menjadi titik awal yang membuka pandangan saya. Tim ini sangat dinamis, bergerak cepat, namun tetap memperhatikan detail. Dari Bang Riyan, saya belajar pentingnya disiplin mencatat – baik to-do list, arahan, feedback, hingga update dan wrap-up pekerjaan setiap hari. Dari hal sederhana seperti mencatat, saya menyadari bahwa profesionalitas seorang arsitek tumbuh dari keteraturan dan kesungguhan dalam mengerjakan…

Lusi Resti Anggraini – UIN Walisongo Semarang

Reflection Letter: Haloooo semuanya terimakasih sudah membaca tulisan ini, Selamat menyelam dalam episode perjalanan internship saya selama di Realrich Architecture Workshop.  Perkenalkan saya Lusi Resti Anggraini bukan Lucy In The Sky ataupun Juicy Luicy yaa, just  “Lusi“ Fresh Graduate dari UIN Walisongo Semarang. Kepada kak Rich, Terimakasih banyak sudah berkenan menjadi perantara diantara doa doa saya selama ini, Terimakasih untuk kebaikan kak rich atas segala hal yang sangat bermanfaat untuk saya, Memberi saya ruang untuk belajar di tempat yang sudah kak rich tumbuh selama ini semoga ekosistem RAW selalu tumbuh lebih baik, memberi dampak yang baik untuk sekitarnya. Saya selalu…

Syahid Alshadiq Rizal – Universitas Lancang Kuning

Reflection Letter: Halo untuk semua yang membaca reflection letter ini, I hope you’re having a great day :D Bisa menulis reflection letter ini adalah sebuah keberuntungan bagi saya, kami, jiwa-jiwa yang penasaran. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada Ka Rich dan Ka Yudith atas kerendahan hati, waktu, dan ruang yang telah dibagikan selama proses magang. Halo semuanya, salam kenal. saya Syahid Alshadiq Rizal, biasa dipanggil syahid atau shadiq. Mahasiswa arsitektur semester 6 di Universitas Lancang Kuning. Melalui surat ini, saya ingin berbagi sedikit cerita dan refleksi dari pengalaman magang yang bagi saya menjadi salah satu perjalanan paling berharga dalam…

Gervasius Nicholas Tristan – Institut Teknologi Bandung

Reflection Letter: Halo halo, selamat pagi/siang/malam semuanya,,, sebelumnya perkenalkan, aku Gervasius Nicholas Tristan, salah satu mahasiswa arsitektur beruntung yang mendapat kesempatan magang di RAW. Izin sedikit bercerita, proses pencarian magang ku sangatlah tidak mulus. Entah kenapa, seperti yang dialami teman-teman aku juga, proses mencari magang kali ini terasa sangat berat dan penuh tantangan. Syukurnya, di saat-saat terakhir, dengan portfolio seadanya, tim RAW dengan rendah hati mau memberiku kesempatan untuk bisa belajar di RAW. Hari demi hari berlalu di RAW dan kesannya hanya satu, yaitu menyenangkan. Sama sekali tidak pernah terbayangkan lingkungan kantor arsitektur bisa semenyenangkan ini. Aku bener-bener sangat amat…

Olga Maisha Vaniavivia – Institut Teknologi Bandung

Reflection Letter: Bukan tanpa alasan saya memilih RAW sebagai tempat untuk bersinggah, merenungkan ke mana kaki ini akan melangkah di kemudian hari. Melalui setiap hari yang saya lalui, saya mencoba merangkai potongan-potongan dari jalan yang masih rumpang, mencari jawaban dari sebuah pertanyaan; mau jadi apa saya di masa depan? Salam, semua. Saya Olga Maisha, mahasiswi arsitektur dari Institut Teknologi Bandung yang sedang mencari jawaban dari pertanyaan tersebut di RAW. Sebagai mahasiswi yang baru saja menyelesaikan studi semester enam-nya, rasanya tidak aneh jika saya mulai merasa cemas dan memikirkan perihal masa depan. Hanya tersisa satu tahun bagi saya untuk menentukan langkah…

Luna Aulia Kirana – Institut Teknologi Bandung

Reflection Letter: Bandung, 31 Agustus 2025 Halo! Perkenalkan, saya Luna Aulia Kirana, mahasiswa arsitektur semester tujuh di Institut Teknologi Bandung. Saya berasal dari Bandung dan ingin memanfaatkan libur semester singkat selama dua bulan ini dengan menjalani internship di biro impian saya, RAW Architecture. Sebenarnya, ketertarikan saya untuk belajar di RAW telah tumbuh sejak sekitar satu tahun lalu, ketika saya menyaksikan film 1 Kakak 7 Ponakan dan melihat karakter utamanya bekerja di sebuah studio yang sebelumnya sudah saya kenal melalui media sosial. Saat itu terlintas dalam benak saya, “Betapa menyenangkannya berkarier di tempat seperti itu. Suasananya tenang dan damai, namun tetap…

avatar Realrich Sjarief

Oleh Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Tinggalkan komentar