Kategori
Team - Reflection Letter

Unggul Priyo Prasetyo – Universitas Negeri Semarang

Reflection Letter:

Perkenalkan nama saya Unggul Priyo Prasetyo mahasiswa semester 6 jurusan arsitektur Universitas Negeri Semarang. Arsitektur bagi saya seperti ruang angkasa yg punya galaksi yang tak terbatas jumlahnya, dari arsitektur saya belajar banyak sekali hal karena pada akhirnya bagi saya tujuan akhir arsitektur adalah mahluk hidup, dari itu saya selalu mempelajari segala hal yg mengelilingi mahluk hidup. Sedikit menarik cerita saat tahun pertama saya kuliah (2023), himpunan mahasiswa kami mengadakan webinar yg mengundang kak Rich sebagai pembicara, momen ini menjadi momen pertama kali saya mengenenal seorang Realrich Sjarief yang pada webinar itu bertemakan perjalanan kak Rich menjadi seorang Arsitek. Saya ingat betul pada saat itu saya melontarkan pertanyaan polos “bagaimana cara kami mahasiswa arsitektur menghadapi perbedaan idealisme mahasiswa dan dosen?” tanya saya dengan penasaran, Kalau dipikir2 pertanyaan ini sebenarnya cukup konyol dimana saya yg masih sangat awam di dunia arsitektur membahas soal perbedaan idealisme mahasiswa dan dosen, Tapi saat itu kak rich dengan humble menjawab pertanyaan saya secara mendalam. Dari situ saya merasa semakin tertarik dengan sosok Realrich Sjarief dan RAW Architecture. Sesekali saya meminjam buku karya kak Rich dari kakak tingkat dan mempelajari karya-karya RAW dari sosial media.

Satu tahun berlalu(2024) himpunan mahasiswa kami mengadakan acara tahunan berupa sayembara arsitektur, seminar arsitektur dan pameran arsitektur, kebetulan saya berkesempatan menjadi ketua panitia. Saat merencanakan pemateri seminar yg pertamaa kali terfikir dalam benak saya adalah Realrich Sjarief. Persiapaan berlalu kami berhasil mendatangkan Realrich Sjarief ke acara kami. Hari pertama Kak rich tiba di semarang saya dan Liaoson Officer(LO) menjemput kak rich ke bandara, sedikit gerogi dan tidak menyangka bisa satu mobil bahkan menyetir untuk Arsitek idola, bahkan bisa ngobrol sedekat itu. yg menarik saat itu kami tidak hanya bicara tentang arsitektur, ternyata seorang Realrich Sjarief juga merupakan Ahli pertemanan dan percintaan yg baik, saya memanfaatkan waktu untuk mengkonsultasikan semua keresahan yg saya punya. Salahsatu nasihat kak Rich yg saya ingat di dalam mobil adalah ketika di dalam mobil saya bertanya “bagaimana cara mendapatkan mentor yg tepat?”, “berdoa” jawabnya.

3 bulan berlalu saya mendapat kesempatan untuk  magang di RAW Architecture. Dan apa yg kak Rich bilang rupanya benar doa saya membuahkan hasil, Di RAW saya mendapatkan banyak kakak2 sabar yg mau menjadi mentor. Saya melihat RAW architecture bukan hanya punya dedikasi pada proyek arsitekturnya tp juga memiliki dedikasi kepada pendidikan arsitektur di indonesia, saya melihat Realrich Sjarief as a leader sunggu passionate dalam berbagi ilmu. 5 bulan intership di RAW sangat banyak hal2 baru yg saya pelajari, mulai dari prinsip-prinsip arsitektur hingga manajemen bisnis arsitektur yg dimana 2 hal ini manjadi fundamental bagi seseorang yg punya impian menjadi arsitek sukses. 

Saya memiliki impian untuk membawa kultur arsitektur ke seluruh indonesia khususnya daerah saya yg kesadaran arsitekturnya masih rendah. Saya yakin ilmu yg saya dapatkan di RAW menjadi pemantik semangat dan bekal saya dalam mewujudkan keilmuan tersebut. Terakhir terimakasih bbanyak untuk kak Rich dan tim yg udah kasih kesempatan belajar langsung di RAW. Pergaulan bersih, Etos kerja tinggi, Semangat kerja tinggi, Integrated, Strategic, itu kata2 yg saya gambarkan untuk lingkungan di RAW.

Unggul Priyo Prasetyo

avatar Realrich Sjarief

Oleh Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Tinggalkan komentar