Kategori
Team - Reflection Letter

Alifia Farras Hanifah Salsabila – Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Reflection Letter:

Sebenarnya apa yang dicari dan apa yang mau dilakukan dalam dunia arsitektur setelah belajar selama satu periode di dunia perkuliahan? Pertanyaan ini terus muncul di kepala. Sampai pada akhirnya, saya melihat informasi lowongan magang di RAW+DOT+OMAH yang memberikan kesempatan untuk mencoba banyak titik pemberhentian. Ketertarikan ini tidak lepas dari karya “Arch Paviliun” yang sekarang menjadi Rumah Buku Anak OMAH dan membaca buku OMAH saat berkuliah di Yogyakarta.

Empat bulan lalu, saya diberikan kesempatan berharga untuk magang di RAW dan OMAH Library. Saya pun belum tahu pasti apakah ini langkah yang tepat untuk mencoba berhenti di titik ini? Tapi, apa yang telah saya rasakan, mencari apa yang diinginkan, sampai dapat menyadarkan kelebihan dan kelemahan, serta waktu yang saya habiskan disini merupakan pengalaman berharga untuk mencoba berhenti sejenak di titik ini–mungkin sampai saya siap untuk melangkah ke titik selanjutnya.

Halte RAW–Titik pemberhentian ini selalu hangat dan terbuka. Memberi kesempatan untuk terjun lebih dalam menjalani realitas berarsitektur. 

Halte OMAH Library–Titik pemberhentian ini terus mendorong untuk keluar dari zona nyaman dan melihat arsitektur dari kacamata yang berbeda dan lebih luas. 

Terimakasih Kak Rich, Kak Yudith, kakak-kakak dan teman-teman di RAW dan OMAH, sudah memberikan ruang untuk terus berkembang, berbagi hal positif, dan mencoba hal-hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

avatar Realrich Sjarief

Oleh Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Tinggalkan komentar