Kategori
Team - Reflection Letter

Cua Zasta Sampoerna – Universitas Gadjah Mada

Reflection Letter:

Salam kenal semuanya,

Perkenalkan saya Cua Zasta, dari Universitas Gadjah Mada. Menjelang akhir tahun 2025 menuju awal 2026, saya diberikan kesempatan untuk belajar secara langsung bersama tim RAW Architecture.

Sejak awal, nama RAW bukanlah nama yang asing bagi saya. Namun seiring berjalannya waktu, rasa kagum itu tumbuh dengan sendirinya. Saya belajar banyak, dimulai dari memahami sistem alur kerja, melihat bagaimana kerangka berpikir dibangun dengan jernih dan terstruktur, hingga menyaksikan bagaimana gagasan dieksekusi dengan penuh tanggung jawab dalam setiap proses desain di RAW. Di waktu internship yang singkat ini, saya merasakan energi dari kakak-kakak mentor saya. Etos kerja yang tinggi dan perhatian penuh terhadap tanggung jawab, merupakan sebuah lingkungan yang belum pernah saya alami sebelumnya. Saya dibimbing, diarahkan, dikoreksi, dan didorong untuk terus berkembang. Setiap harinya membuat saya semakin nyaman dan semakin bersemangat untuk belajar.

Saat pertama kali masuk RAW, saya langsung sadar bahwa masih banyak hal yang belum saya ketahui. Namun setelah berproses dan berkembang bersama RAW, saya justru semakin sadar bahwa ternyata jauh lebih banyak lagi yang bisa saya pelajari di luar sana. Saya merasa keluar dari bubble pemikiran saya sendiri. Saya merasa lebih terbuka terhadap cara pandang baru, terhadap detail-detail kecil yang sebelumnya tidak saya perhatikan, dan terhadap standar profesionalitas yang sesungguhnya. Penuh momen di mana saya selalu merasa diterima di sini. Tidak pernah saya merasa seperti orang asing, bahkan sejak hari pertama. Sebagai seorang mahasiswa yang sedang belajar, saya merasa tersanjung karena kakak-kakak mentor sangat terbuka untuk meladeni pertanyaan-pertanyaan saya, bahkan yang paling sederhana sekalipun. 

Menuju dua minggu akhir internship, saya semakin sadar bahwa saya akan merindukan momen ini. Ritme kerja, diskusi, tawa kecil di sela-sela pekerjaan, hingga proses yang membentuk saya menjadi lebih tangguh. Namun saya juga sadar bahwa ini adalah kesempatan bagi saya untuk melangkah lebih jauh dan berkembang di luar sana. Di RAW, ada istilah yang sering disebut yaitu restless spirit, yang berarti jiwa yang tidak pernah lelah untuk terus penasaran. Saya merasa istilah itu benar-benar hidup di dalam setiap proses yang saya alami di sini. Saya harap, saya dapat selalu membawa restless spirit tersebut ke mana pun saya berjalan.

Saya bersyukur karena RAW Architecture menjadi salah satu bagian dalam perjalanan hidup saya. Terima kasih untuk kakak-kakak mentor, Kak Rich, dan teman-teman RAW DOT OMAH sekalian, atas kesabaran, kepercayaan, dan ruang belajar yang begitu berarti bagi saya. Semoga semesta mempertemukan kita kembali pada waktunya.

Tuhan memberkati kita semua.

avatar Realrich Sjarief

Oleh Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Tinggalkan komentar