Reflection Letter:
Halo semuanya, perkenalkan nama saya Aisyah Nailah Humaira, mahasiswi semester 7 arsitektur Universitas Brawijaya. Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Kak Rich dan Kak Yudith karena telah memberikan saya kesempatan untuk dapat mengikuti intership di RAW Architecture. Saat ingin mendaftarkan, ada beberapa kekhawatiran yang saya rasakan. Apakah saya bisa jika harus magang dan berkuliah diwaktu yang bersamaan? apalagi saat ini saya sudah masuk ke semester 7 dimana harus mengerjakan seminar dan bimbingan secara online. Tapi, setelah dipikir-pikir lebih baik menyesal karena mencoba daripada tidak sama sekali. Akhirnya saya putuskan untuk mencoba dan berharap bisa menjalankan keduanya dengan baik. Ternyata keputusan ini merupakan salah satu keputusan terbaik yang pernah saya ambil dan tidak pernah saya sesali sekalipun. Selama kurang lebih 5 bulan magang disini, saya mendapatkan banyak sekali ilmu dan pengalaman baik dalam bidang arsitektur maupun hal-hal lain di luar itu, saya bisa simpulkan bahwa RAW Architecture adalah tempat yang tepat untuk saya belajar dan bertumbuh.
Ketertarikan saya pada RAW Architecture bermula dari proyek Sekolah Alfa Omega, yang membuat saya ingin mengenal firma ini lebih jauh. Saya sangat menyukai karya-karya RAW Architecture yang sering memadukan unsur modern dengan lokalitas. Selain itu, ada alasan lain mengapa saya memilih untuk mengikuti internship disini, yaitu saya mendengar bahwa RAW Architecture memiliki lingkungan kerja yang sehat dan suportif. Setelah menjalaninya langsung ternyata benar adanya, semua orang menyambut kehadiran intern dengan sangat baik, kesalahan-kesalahan yang saya perbuat karena minimnya pengetahuan dianggap sebagai bagian dalam belajar—“Nggak apa-apa, namanya juga belajar.” Kakak desainer selalu menjawab kebingungan saya dengan sabar dan penjelasan yang mudah dipahami. Tidak ada rasa dihakimi atau malu saat bertanya. Saya juga mendapatkan banyak teman baru selama magang di sini yang menjadi support system dan membuat hari-hari magang saya terasa lebih menyenangkan. Fakta yang terjadi jauh lebih baik dari apa yang saya dengar dan lihat dari sekedar cuplikan singkat di sosial media.
Hal menarik lainnya di RAW Architecture firma ini dijalankan dalam beberapa tim, dimana tidak semua firma memiliki hal tersebut. Bersyukurnya durasi magang saya cukup panjang sehingga bisa bergabung hampir di semua tim yang ada. Saya memulai dengan di Tim Techne dan Episteme, saya banyak belajar tentang gambar kerja dan pengembangan 3D, baik untuk proyek bangunan privat maupun publik. Selanjutnya Tim Sophia, di mana saya belajar tentang abstraksi, pengembangan konsep desain, sekaligus cara berkomunikasi yang baik dalam tim.. Terakhir, di Tim Phronesis, saya mendapatkan pengalaman yang sangat menyenangkan karena bisa terjun langsung ke lapangan untuk melihat progress pembangunan. Melihat bagaimana cara RAW Architecture membuat saya merasa kagum dengan sistem yang telah diciptakan oleh Kak Rich dan Kak Yudith.
Saya ingin secara khusus berterima kasih juga kepada semua kakak designer yang telah banyak membantu saya dalam belajar maupun sharing hal lain, Kak Tyo, Kak Putra, Kak Acha, Kak Alya, Kak Ezra, Kak Joshi, Kak Rizka, Kak Kamil, Kak Chai, kak Novi, Kak Ikhsan, Mas Beng, Kak Riyan, Kak Shaf, Kak Edho, Kak Tim, Kak Zikri, dan Kak Ken kak Aul, kak Gaby, Kak Zyadi, Kak ingrid, Kak Mei, Kak Irfan, dan Kak Mel. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada semua teman intern saya, Alma, Edel, Wawa, Feli, Raniya, Kak Ahlal, Helen, Kak Putri, Kak Vita, Gantari, Dimas, Bobby, Farid, Kak Hasan, Kak Faizal yang telah menjadi penyemangat dan membuat hari-hari disisi terasa lebih menyenangkan.
Motivation Letter:
–