Kategori
Team - Reflection Letter

Haidar Hafizh Aulia – Universitas Gadjah Mada

Reflection Letter:

Berada dalam zona nyaman memanglah menyenangkan. Selama 21 tahun hidup di Yogyakarta, saya tumbuh dan belajar di kawasan di mana sebuah citra artis lahir, tempat seniman seniman hebat dengan pemikiran dan goresan tangan yang ciamik menorehkan jejaknya. Dari ruang ruang itulah saya mengenal makna proses, hingga akhirnya saya menemukan sebuah biro arsitek yang mengangkat tektonika desa sebagai cara pandang dan identitas berkarya. Bagaimana material dimainkan menarik pandangan dan hati, memanggil untuk belajar lebih dalam dan melangkah lebih jauh.

Perkenalkan nama saya Hafizh. Saat ini saya berada di semester ke 6 sarjana arsitektur di Universitas Gadjah Mada. Menggantungkan pengalaman pertama saya magang di RAW Architecture menjadi keputusan yang sangat tepat, bukan hanya sebagai formalitas akademik, tetapi sebagai perjalanan waktu yang berharga. Di sanalah pandangan saya tentang bagaimana dunia profesional arsitektur berjalan mulai terbentuk dan tersusun.

Materi demi materi perkuliahan saya pelajari, menyelami bagaimana para pendahulu menuliskan pengetahuannya dan mewariskannya ke generasi selanjutnya. Namun selama saya membaca, saya memahami bahwa berkarya tidak bisa hanya dengan menyerap cerita. Karya harus dilatih dan terus dilatih hingga tangan ini terasah dan peka. Sebab pelatihan tanpa pengalaman hanya akan menjadikan kita katak dalam tempurung, sibuk memahami dunia dari ruang yang sempit.

Mengikuti alur program intern di RAW ini melengkapi apa yang selama ini terasa kurang. Di sana saya belajar bagaimana sebuah ide yang liar dapat dituangkan dalam gambar, lalu diterjemahkan menjadi bangunan nyata. saya juga belajar bahwa komunikasi menjadi tonggak utama untuk mencapai tujuan. Penyampaian yang halus dapat menarik hati orang, penyampaian yang baik dapat menyatukan visi orang, dan penyampaian yang terstruktur mampu menggerakkan orang untuk berjalan bersama.

Di samping seluruh pembelajaran itu, saya senang dapat merasakan hangatnya bekerja di tengah lingkungan yang mendukung. Kehangatan itu tidak hanya terasa dari suasana studio, tetapi dari sikap dan energi orang orang di dalamnya. Orang-orang ramah yang menyambut membuat saya merasa diterima sejak hari pertama, membuat tiada jarak antara kami dan teman-teman yang sudah lebih dulu berjalan. Kakak-kakak designer sabar menuntun tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga memberi contoh bagaimana bersikap dalam proses, bagaimana menghadapi masalah, dan bagaimana menghargai setiap detail pekerjaan. Teman teman sesama intern yang saling mendukung, bekerja bersama, berbagi cerita, dan tawa.

Terima kasih banyak kepada kak Rich yang telah menciptakan sebuah wadah bagi para arsitektur muda untuk mengasah karya. Terima kasih kepada seluruh teman-teman RAW yang menjaga lingkungan ini tetap hidup. Mungkin kontribusi dan kehadiran saya hanyalah sepintas bagi kakak kakak, namun bagi saya kesempatan ini akan selalu menjadi pengalaman pertama yang mengawali langkah perjalanan saya.

Salam hangat,
Haidar Hafizh Aulia

Motivation Letter:

avatar Realrich Sjarief

Oleh Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Tinggalkan komentar