Reflection Letter:
Bandung, 31 Agustus 2025
Halo! Perkenalkan, saya Luna Aulia Kirana, mahasiswa arsitektur semester tujuh di Institut Teknologi Bandung. Saya berasal dari Bandung dan ingin memanfaatkan libur semester singkat selama dua bulan ini dengan menjalani internship di biro impian saya, RAW Architecture.
Sebenarnya, ketertarikan saya untuk belajar di RAW telah tumbuh sejak sekitar satu tahun lalu, ketika saya menyaksikan film 1 Kakak 7 Ponakan dan melihat karakter utamanya bekerja di sebuah studio yang sebelumnya sudah saya kenal melalui media sosial. Saat itu terlintas dalam benak saya, “Betapa menyenangkannya berkarier di tempat seperti itu. Suasananya tenang dan damai, namun tetap memancarkan visi dan jiwa sang arsitek, layaknya seorang nahkoda yang memimpin kapal.” Setelah menggali lebih dalam tentang studio tersebut, saya semakin jatuh cinta dan yakin bahwa hasrat saya untuk berkarya di bidang arsitektur akan bertumbuh dan berkembang subur di sana. Saya tetap teguh memilih RAW karena ciri khasnya yang sesuai dengan nilai-nilai yang saya cari dalam dunia arsitektur, yaitu menghormati craftsmanship, memandang arsitektur sebagai sebuah seni, serta menjaga alam sebagai sumber inspirasi yang abadi.
Di hari pertama, saya terpukau menyaksikan keseluruhan desain bangunan GUHA. Apa yang dulu hanya bisa saya lihat dari layar media sosial, kini nyata di hadapan saya. Kini saya dapat menjejakkan kaki dan merasakan setiap tekstur yang tersusun dengan penuh cerita disana. Di tengah kekaguman itu, saya juga terkejut melihat kakak-kakak desainer yang tengah tenggelam dalam kesibukan mereka di Senin pagi. Namun, mereka tetap menyambut kami dengan ramah dan menyenangkan.
Pada awalnya, saya berharap dapat bergabung di tim yang berfokus pada pengembangan ide dan konsep desain. Namun, saya ditempatkan di tim Techne yang menangani detail teknis MEP. Meski berbeda dari harapan, saya menemukan keindahan lain dalam kesabaran dan ketelitian yang selama ini sering terlupakan. Dari sinilah saya menyadari, bahwa apa yang selama ini saya pelajari di bangku kuliah hanyalah separuh kecil dari dunia arsitektur yang sesungguhnya.
Karena keinginan untuk terus belajar hal baru, saya memutuskan melanjutkan di tim Analytics. Setiap hari saya selalu bertemu dengan pengetahuan baru yang akan berguna untuk saya gunakan di perkuliahan dan ke depannya. Mulai dari membuat maket hingga mempelajari bagaimana simulasi bangunan bekerja, semuanya membuka lembar baru dalam pemahaman saya.
Dengan waktu yang terbatas, saya selalu menanti dengan antusias apa yang akan saya hadapi keesokan harinya. Setiap hari membawa hal baru untuk dipelajari. Baik saat bekerja dalam tim, saat mampir ke OMAH Library, mengikuti DOT Workshop, maupun sekadar berbincang dengan kakak desainer dan rekan-rekan intern. Dalam dua bulan yang singkat ini, saya merasa sangat beruntung karena dapat menyerap banyak ilmu berharga dari mereka semua.
Tak lupa, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kak Rich atas kesempatan luar biasa yang diberikan. Pertemuan kami di Bandung waktu itu adalah sebuah keberuntungan. Kata-katanya senantiasa menginspirasi dan memberi arah bukan hanya melalui tutur kata, tetapi juga strategi dan ide-ide brilian yang beliau bagikan. Kak Rich berhasil menciptakan lingkungan yang nyaman dan penuh pembelajaran, yang saya rasa menjadi salah satu titik terang pembelajaran saya dalam bidang arsitektur.
Dua bulan masa internship ini akan selalu menjadi memori menyenangkan bagi saya. Saya ingin berterima kasih untuk Kak Rich dan Kak Yudith atas kesempatan berharga yang telah diberikan. Terima kasih sebesar-besarnya juga kepada Kak Kamil, Kak Joshi, Kak Revi, Kak Rizka, Kak Adit, Kak Tyo, Kak Haykal, Kak Yusrul, Kak Alya, dan Kak Putra yang telah banyak membimbing dengan mengajari saya dengan penuh kesabaran.Saya juga merasa sangat beruntung bisa mengenal dan belajar bersama teman-teman intern, seperti Tristan, Mai, Feli, Kak Gabby, Kak Ahlal, Kak Fida, Kak Netta, Kak Salma, Kak Ica, dan banyak lagi. Semoga sukses selalu menyertai langkah kita dan terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Goodluck dan sampai jumpa di kesempatan berikutnya!
Salam Hangat,
Luna
Motivation Letter:
–