Kategori
Team - Reflection Letter

Riki Riyanto – Universitas Pembangunan Jaya

Reflection Letter:

Halo Semua! Siapapun yang menemukan ini semoga sehat dan Bahagia ya! Saya Riki Riyanto, mahasiswa Arsitektur dari Universitas Pembangunan Jaya. Asing ya kampusnya? Its okey sekarang anda sudah tahu haha. Surat refleksi ini ialah ungkapan saya sebagai mahasiswa arsitektur yang telah menjalankan magang/internship di RAW Architecture. 

Magang di R.A.W Architecture menjadi pengalaman yang begitu berharga bagi saya. Sejak awal, ada rasa bangga tersendiri karena saya menjadi satu-satunya perwakilan dari kampus saya yang diterima di sini. Namun, perasaan itu sempat membuat saya tinggi hati. Begitu masuk ke ekosistem R.A.W., saya justru disadarkan bahwa saya bukan apa-apa. Saya hadir di sini untuk belajar, dan dari sinilah saya mulai mengerti bahwa proses belajar membutuhkan kepercayaan untuk terus mendorong diri melewati batas idealism saya sendiri. R.A.W. membuka pandangan saya bahwa hidup, terutama sebagai seorang arsitek, bukan hanya tentang desain, tetapi juga tentang bagaimana kita beradaptasi, berkomunikasi, dan menjadi bagian dari sebuah ekosistem.

Selama dua bulan, saya menemukan banyak ruang baru dalam bidang arsitektur yang sebelumnya belum pernah saya jelajahi. Salah satunya adalah pengalaman di divisi Episteme, yang menjadi “udara segar” untuk saya. Meski awalnya saya merasa kurang mahir dalam detail, justru di sinilah saya menemukan kenyamanan sekaligus tantangan baru yang sangat menarik untuk diulik lebih jauh. Selain itu, walau hanya sebentar—saya juga sempat bergabung di divisi Sophiayang memberi  Pengalaman singkat perspektif lain, bagaimana ide-ide besar dan pola kerja dinamis bisa sangat memengaruhi cara pandang saya dalam melihat desain dan proses kreatif.

Yang membuat pengalaman ini semakin berharga adalah bahwa magang di sini sama sekali tidak menekan saya. Dengan segala keterbatasan diri dan waktu, saya tetap bisa enjoy dan mendapatkan banyak hal yang justru tidak terduga. Saya belajar bukan hanya hard skill, tetapi juga soft skill yang menekankan pentingnya kolaborasi, kepercayaan, dan keberadaan ekosistem kerja yang sehat.

Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Kak RealRich, Kak Tyo, Kak Chai, Kak Ryan, serta seluruh tim R.A.W. yang sudah membimbing saya dengan sabar. Pengalaman ini membuka cara pandang saya, membuang stigma bahwa dunia arsitektur itu penuh tekanan, dan justru menunjukkan bahwa belajar dalam ekosistem yang tepat bisa menjadi perjalanan yang menyenangkan sekaligus bermakna.

Motivation Letter:

avatar Realrich Sjarief

Oleh Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Tinggalkan komentar