Kategori
Team - Reflection Letter

Syahid Alshadiq Rizal – Universitas Lancang Kuning

Reflection Letter:

Halo untuk semua yang membaca reflection letter ini, I hope you’re having a great day :D

Bisa menulis reflection letter ini adalah sebuah keberuntungan bagi saya, kami, jiwa-jiwa yang penasaran. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada Ka Rich dan Ka Yudith atas kerendahan hati, waktu, dan ruang yang telah dibagikan selama proses magang.

Halo semuanya, salam kenal. saya Syahid Alshadiq Rizal, biasa dipanggil syahid atau shadiq. Mahasiswa arsitektur semester 6 di Universitas Lancang Kuning. Melalui surat ini, saya ingin berbagi sedikit cerita dan refleksi dari pengalaman magang yang bagi saya menjadi salah satu perjalanan paling berharga dalam proses belajar arsitektur.

“Hanya sedikit arsitek indonesia yang membagikan metode desain dalam karya mereka, padahal ini penting untuk dapat dipinjam oleh akademisi dan diajarkan kembali kepada mahasiswa”, Pak Agustinus Sutanto dalam sebuah diskusi “Good Design in Architecture” yang diadakan oleh Tim ARCHINESIA.

Menurut saya, RAW menjadi salah satu contoh langka dari praktik arsitektur yang tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga membuka proses berpikir di baliknya.

Kindness,

Semangat Ka Rich dalam berbagi ilmu, baik melalui seminar kampus maupun kelas OMAH Library, menjadi inspirasi bagi saya untuk tidak berhenti belajar dan berbagi. Tanpa kebaikan Ka Rich dalam berbagi, mungkin saya tidak akan mengenal arsitek” senior indonesia yang telah banyak memberi kesan kepada arsitektur indonesia, seperti; Pak Josef Prijotomo, Pak Yuswadi Saliya, Pak Tan Tjiang Ay, Pak Gunawan Tjahjono, Pak Budi Sukada, Pak Johan Silas, dan “the great teacher” lainnya. Saya rasa untuk melanjutkan semangat arsitektur indonesia kita perlu tau bagaimana semangat orang orang yang berjuang sebelumnya. Secara tidak langsung, Ka Rich juga menyadarkan saya bahwa, belajar itu tidak ada batasannya. Ka Rich often mentioned “restless spirit“, whether in his writing or on social media. it wasnt just a word, for me it was a reminder to keep moving, searching, and questioning.

Mentorship,

Teruntuk kakak” designer yang tidak kenal lelah, thankyou :)
Sebelum magang, saya pikir saya akan banyak bersinggungan langsung dengan Ka Rich. Namun ternyata, bad timing happen, saat saya masuk, Ka Rich sedang memiliki jadwal di India, Korea, Italy dan beberapa kota di Indonesia. But i wasnt sad, because the designers at RAW are incredibly open to interns who want to learn. Mereka akan selalu terbuka untuk menjelaskan, mempraktikkan, dan bahkan berdiskusi. They asked me to name my top 3 designers, its confusing, because you’re all top in your own way. :D 

Sometimes for a moment, i forget that im not just an intern. It feels like im part of them. And thats what makes Guha really really feel like home for me. A home where i can grow better together with these amazing kakak”.

This internship is not only about learning architecture, it taught me about life. There are quiet lessons here, values that stay with me and guide me through each day. When you really dive into it, it feels like every moment becomes a lesson. :)))

Segitu dulu, kalau ditulis semua mungkin bisa jadi buku hehe. To every designer and friends i cant mention one by one, thankyou guys, thankyou for helping me grow.

Warm regards,

Syahid

Motivation Letter:

avatar Realrich Sjarief

Oleh Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Tinggalkan komentar