Ini anak2 UIN Malang dan peserta seminar, mereka anak2 yang terus mau belajar dengan serius dan hebat, terlihat dari energi, persiapan, pertanyaan, dan diskusi di acara @cangkrukan.mlg ,
.
Presentasi arsitektur kali ini saya cerita tentang kota, arsitektur, apa yang ideal dari keduanya dan merangkai mimpi yang ada dari kepercayaan klien, proyek, dari prototipe yang ideal. Ada 4 hal penting jadi refleksi problem praktik di studio kami, 1. Perjuangan menggali esensi dari dalam 2. Kota kita bermasalah, polusi bumi, air, udara 3. Arsitektur itu kolaborasi 4. Keseimbangan teknologi lokal yang terjangkau
.
Cerita yang diberikan adalah negosiasi antara hal nyata dari para guru, soal sikap dan inovasi,brikolase romo Mangun, toleransi Pak Eko Prawoto, Konstelasi Yogyakarta dan tensi kapital dan polusi kota sampai pengembangan ilmu konsep arsitektur yang diturunkan terus menerus prototipe konsep desain “generic city”, neighbourhood unit, pedestrian pocket, Evolusi Metode, realitas praktik yang menantang, ketukangan studio, sampai ke pentingnya literasi, buku, perpustakaan, dan sekolah.
.
berharap semua yang direnungkan dan dibagikan di sesi kali ini bisa dijadikan bahan diskusi, refleksi, dan turut mendoakan adik2 yang masih muda ini terus fokus, belajar, dan sukses jadi arsitek hebat.
Senang juga bisa ketemu Pak Agus, Mas @farid.nazaruddin , dan Pak Pudji, cerita sahabat, perjuangan edukasi. Dan, Saya juga ikut belajar dari presentasi pak Bambang dan pengalamannya di Kampung Kota dari visi sampai mandiri, dinamika perjuangan yang hebat !
Ini semua untuk anak2 UIN. Terus maju ya anak2 UIN, @himahajaraswad terus fokus belajar.



