Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 21 – Tresno House

Located on the outskirts of Tangerang, Karawaci, one of the cities next to Jakarta, Tresno is the design of a simple tropical house in Jakarta. It’s simultaneously designed by the Geomancy principle creating 9 squares of the grid which forbids and allows some functions in the zoning such as the area of the north is for master bedroom and south for the kid’s bedroom. The squares consist of the 3.6 m x 3.6 grid in 9 square boxes with cantilevered space to allow pool, garden, and connection from ground floor to 1st floor flows from service level on the ground floor to living level on 1st floor and at the end to more private level on the 2nd-floor plan. The orientation of the sunlight is studied so the exposure is minimum from the west side facade by having a solid wall and minimum opening. the ground floor and 1st-floor functions to open to the garden. The landscape of “The Pucuk Merah trees” functions as barrier sunlight, and creating a microclimate in the periphery of the site providing microclimate.

At the center of the house, there is a skylight design based on the elaboration of the Tumpang Sari technique which was done in Guha. Basically it is a way to provide air stacking effect to cool the inside atrium space. The atrium connects bedrooms, kitchen, living room. Tumpang Sari is a form of traditional Architecture in Java, that the house is an act of prayer towards life for positive contribution, no pretension, life learning. In this case, the learning curve of understanding the basic needs of grids, modules, and atrium functions are key aspects.

The design uses craftsmen who polished the concrete from the previous projects such as The Guild project before with module 600 mm width x 1200 mm, length to avoid cracking between joints. The steel welder who comes from Subang, West Java combines the lightness of perforated metal and crafted to create a layer of shadow and privacy. The perforated steel is positioned as wall and floor plate in the indoor mezzanine level and outdoor balcony. An idea is a functional approach plus expression raw, rough, and honest material in combination with steel, concrete, and wood plus landscape and lighting and at the end in a combination of tradition.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 20 – House of Bukit Golf

New project ongoing at Bukit Golf BSD #RAWongoing. We design houses for three-generation families. The shapes of walls form the views of the golf course in South Jakarta and create airflow, natural lights, water catchment, and a series of landscapes that define bioclimatic architecture.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 19 – Bioclimatic Tube House

One of the RAW Architecture #RAW99%finished. It’s a 3-story house with a compact, technological design with solar panel integration and a north-south opening.

The layout is separated by 3 simple grids. The shape is like a tube with a bridge in the middle – the result of efforts to incorporate air and light into the bedroom and living room.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 18 – Chimney House

Chimney House is one of RAW Architecture’s works in Tangerang. The design proposes free-curve variants to respond to lights, air movement, views, and programs. The design makes use of natural lighting through skylights above the stairs, corridors, and bathrooms. Opening and skylight in the center of the building are a response to getting enough natural light and allowing air movement.
.
The open plan concept that combines outdoor and indoor spaces provides a limitless space experience and maximizes space quality. The transparent room provides unlimited views and panoramas that can be enjoyed while relaxing inside the house.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 17 – Lumintu House

New project ongoing at Pantai Indah Kapuk, North Jakarta. #RAWongoing . We designs bioclimatic architecture by study on how industrial and handcrafted details can collaborate to break through the details of normal architectural stereotypes.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 16 – Platonic Home

Kali ini saya mau cerita tentang satu proyek di jakarta. Untuk klien sudah lama saya kenal, perbincangan dengan beliau memberikan kesan yang hangat tanpa kehilangan respek terhadap profesionalitas. Beliau adalah seseorang pencari nilai keluarga sekaligus seorang strukturalis yang memiliki prioritas nilai yang tergambarkan juga di program kebutuhan ruang.

Ruang-ruang bawah dibuat terbuka dengan posisi perpustakaan dan ruang kerja di massa yang paling belakang, di lantai atasnya diletakkan ruang keluarga yang fleksibel terbuka dengan akses ramp melalui luar. Aksesnya memutar dari sisi samping dan void ruang terbuka membuka cahaya dari keempat sisi bangunan. Lantai teratas adalah zona ruang tidur yang memiliki ruang berkumpul bersama.

Ruangannya optimal sekaligus lega. Tidak sabar buat rumahnya selesai dan bertransformasi kembali. Untuk tipologi rumah tinggal pribadi menjadi salah satu tipologi yang menantang karena sisi psikologi klien yang perlu diselami. Sekaligus mengolah keahlian mengolah ruang, detail, komposisi, dan kesadaran akan lingkungan yang sehat.

Konsep ruang-ruang privat dan publik rumah ini terdiri dari 4 sisi yang saling berhadapan dengan sisi-sisi yang transparan. Sehingga mendapatkan cahaya matahari tidak langsung yang menerus di sepanjang harinya. Hasil dari bayang-bayang menciptakan lorong-lorong udara yang membelah massa-massa bangunan. Lorong cahaya dibentuk dari 40 pola arsitektur di lorong pintu masuk.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 15 – House of Harris Tiffany

Rumah ini merupakan proyek renovasi bangunan di atas lahan 8 x 20 yang mempertahankan sebagian dinding dan pondasi eksisting. Renovasi didesain memiliki bentuk unik sesuai kebutuhan (2 kamar anak, 1 kamar utama, ruang keluarga dengan sarana pendukung). Klien kami adalah pasangan yang sederhana, mendambakan rumah yang memiliki estetika yang baik sekaligus tidak mahal.

Saya mengenal salah satu dari mereka dari sejak kecil, kami bertetangga dan sering berpapasan. Justru kemudian pasangannya secara kebetulan mengetahui referensi dari klien kami. Mereka adalah pasangan yang rasional, empatik sekaligus senang dengan seni. Mereka bisa membuka dirinya, sehingga proses desain bisa berjalan lebih lentur dan eksploratif.

Strategi arsitektur dimulai dengan membuka pandangan ke arah belakang dengan memanfaatkan struktur yang digunakan untuk menopang struktur baru. Penambahan lantai menumpu diatas pondasi telapak sesuai dengan perhitungan beban dan kondisi tanah eksisting sekaligus dibuka untuk mendapatkan ruang yang fleksibel.

Celah Antar kiri kanan dan cerobong cahaya berfungsi untuk memasukkan udara segar sekaligus cahaya. Meskipun rumah terdiri dari 2 lantai dan berbatasan dengan dinding tetangga samping tidak menjadi penghalang agar rumah mendapat pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik. Tampak depan yang memiliki bagian balkon kantilever dan rongga ruang di samping kanan kiri sehingga menampilkan kesan ringan dan ramping. Kantilever berfungsi sebagai naungan pintu masuk yang ada di bawahnya. Rongga ruang samping ini juga berguna agar semua area mendapat cahaya dan sirkulasi udara yang baik. Pintu masuk didesain dengan bentuk bulat sehingga menampilkan kesan artistik di dalam komposisi arsitektur yang optimal.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 14 – Morahai House

Rumah ini memiliki dua sisi, ia privat juga ada sisi publik. Sisi kamar tidur berisi permainan bentuk lengkung-lengkung yang menerus seperti terasering. Massa bangunannya seakan-akan diangkat untuk mengakomodasi daerah komunal-perpustakaan-dan daerah tempat tinggal. Ada tangga disisi ujungnya yang dikelilingi oleh bukaan kotak-kotak. Kebetulan suami dari sahabat saya, suka berkomunitas. Rumah ini adalah cerminan dua sisi komunitas dan keluarga yang saling bertolak belakang. Explorasi kombinasi bentuk lengkungan dan kotak pada bentuk dan fasad bangunan didesain untuk memberikan aliran udara yang sehat dan menghadirkan cahaya udara alami kedalam ruang.

Istri dari klien kami adalah sahabat lama saya dari SD. Dulu Saya bertemu dia lagi kira-kira 12 tahun yang lalu dan baru 3 tahun yang lalu bertemu kembali dan menjadi klien kami. Kali ini Pekerjaan kayu-kayu, kisi-kisi depan dan kayu ulin yang sudah terpasang.

Layouting didalam rumah rumah ini menyediakan dua jenis zona privasi, publik dan privat karena klien kami menginginkan setiap kerabat yang berkunjung bisa merasa seperti rumah mereka sendiri.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 13 – Condet Home

Rumah ini ada di daerah Condet yang hijau dengan selokan dan dinding pagar yang membatasi di sisi depan. Untuk masuk ke rumah   terdapat jembatan yang melintasi selokan besar selebar 1.5 m.

Orientasi bangunan menghadap utara selatan untuk mereduksi panas matahari dan didesain untuk memudahkan sirkulasi udara silang dengan bukaan jendela dan pintu. Lorong udara vertikal diletakkan di daerah kamar tidur, tangga  dan ruang serba guna yang diperhitungkan dengan kompromi terhadap ketebalan massa bangunan.Ruang – ruang servis dan Kamar mandi didesain dengan bukaan yang langsung terhubung dengan sisi luar bangunan.

Rumah ini didesain dengan orientasi ke taman melihat ke daerah kolam renang di belakang dimana ada pembagian akses privasi sehingga dinding bata yang disusun – susun didesain untuk membagi sisi dalam dan luar.

Sisi depan tampak bangunan didesain dengan menggunakan bata yang diekspose dengan lubang – lubang untuk  menangkal cahaya matahari sekaligus memberikan provasi, dan sisi belakang didesain dengan suasanya yang transaparan, yang pintunya didesain dengan fleksibel sehinga setiap hari penghuni merasa terhubung dengan pepohonan, tanah, dan air di  luar bangunan.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 12 – Tanjung Duren Cave House

Proyek ini berbasis pada renovasi rumah 2 lantai. Kebutuhannya adalah 3 buah kamar di lantai atas dan 1 kamar yang merangkap ruang kerja. Sisi barat ditutup oleh teritisan atap yang lebar dan sisi selatan dibuka dengan sisi sependek mungkin sebagai peneduh dari ruang keluarga di lantai dasar.

Balok dan kolom struktur dipertahankan dengan perbaikan atap dan pemanfaatan ruang miring yang terbentuk oleh atap. Setiap ruangan mendapatkan cahaya langsung termasuk toilet dan kamar tidur. Bahasa bentuk yang digunakan adalah bentuk lengkung hasil dari eksplorasi pengalaman ruang terhadap ruang – ruang kecil dan terbatas.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 06 – Dancer Kampono House

Setiap beberapa bulan sekali pasti ada kalanya kami (saya dan Laurensia) menghabiskan waktu bersama Mirza dan Adhisty. Lingkaran pertemanan kami tadinya saya pikir tidak beririsan dan ternyata sangat beririsan, terkadang ada saja teman atau klien kami yang saling kenal.

.

Dua orang ini unik, karena apa yang kita bicarakan biasa berkutat akan kehidupan sehari – hari, keluarga, pekerjaan, sampai karya arsitektur yang termuktahir yang sedang kami kerjakan.

.

Satu saat mereka bercerita, bahwa rumah Kampono menghadap ke kiblat. Saya sendiri pernah menulis sebuah postingan tentang tangan yang berdoa. Doa yang menghadap sisi barat memberikan keteduhan, dan kepercayaan akan niat untuk berbuat baik. Di balik itu memang fasade kaca di rumah ini serta merta dihadapkan ke arah barat sisi terpanas yang juga membingkai pohon eksisting di sisi tersebut, hasilnya adalah bayangan-bayangan yang hadir mewarnai ruang keluarga memberikan ruang yang sinematik menuju sore hari.

.

Saya menulis kalimat tentang simbolisme disini , “bentuk – bentuk lengkung tersebut secara sadar membentuk symbol jari yang menapak bumi, yang menyiratkan bentuk doa di dalam konsep tangan yang sedang berdoa di dalam tarian. Di dalam proses desain iterasi bentuk lengkung banyak sekali dicoba dan digunakan dari bentuk yang liar sampai bentuk yang tidak lebih – tidak kurang dengan takaran yang pas.

.

Permainan bentuk ini dimulai dari proses pengolahan bentuk partii (susunan organisasi sub-massa) yang jelas dahulu, dan

kemudian tiap- tiap massa tersebut di acak dan disusun ulang menurut dasar kriteria seperti : proporsi ruang, arah pandangan, dan kemungkinan – kemungkinan ruang yang tidak

terduga yang terbentuk. Proses in berlanjut dengan kuantitas pilihan yang banyak, sampai terbentuk komposisi yang optimal.

.

Pendekatan ini dibahas Antoniades dan Jean Labatut di dalam pendekatan yang desain inklusif dan bagaimana perspektif yang berbeda, aktor yang berbeda berpengaruh di dalam sebuah alam kreatifitas yang membentuk kenyamanan penghuni.

.

Membentuk lengkungan adalah pemberontakan terhadap keseragaman, dan bentuk yang itu – itu saja, mendekati alam dan juga pertanda akan pemberontakan terhadap rasionalitas melalui intuisi dan percobaan desain. Di dalam

kasus ini pemberontakan dijadikan alasan untuk membuka sisi terentan di iklim tropis, dimana melalui desain justru penghuni bisa mendapatkan kenyamanan sekaligus, pandangan, bayang – bayang, sinar matahari, udara segar, dan semuanya adalah seni untuk perlawanan terhadap diri sendiri.

Di dalam alam seni hal tersebut menjadi sebuah pernyataan akan visi misi, bahwa klien percaya pada eksplorasi sang arsitek. Sebuah perjalanan seumur hidup.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 05 – Puri Wirawan House

Yang menarik di rumah ini adalah teknik Memecah massa menjadi 3 bagian yang berbeda, dengan tidak menempel pada dinding samping. Diluar seluruh teknik aristektural, rumah ini juga menjadi representasi budaya toleransi yang terdapat di dalam rumah Indonesia, beberapa generasi yang bisa tinggal bersama di dalam satu rumah. Hal ini ditandai dengan pengelompokan ruang tidur dengan kamar mandi dalam dan memiliki break out spaces di koridor dan ruang keluarga yang bisa menampung lebih dari 20 orang di dalam program ruang.

Om Frans adalah orang yang saya temui setiap kali membahas rumah ini, dari dia kami banyak berdiskusi berdua mengenai pembiayaan, materialitas, kehidupan dan mimpinya untuk keluarga besarnya. Di dalam diskusi ia juga kerap mengajak anggota keluarganya dan menyebutkan referensi-referensi yang dimilikinya. Ia berdiskusi dengan santai, dan melakukan observasi dengan cermat, ia mampu membaca situasi melalui tabel – tabel komparasi meskipun ia tidak memiliki latar belakang ilmu bangunan, ia mendengarkan dan mau menerima banyak hal baru.

.

Di dalam perjalanan mendesain rumah tersebut, saya belajar bahwa masalah data, pembiayaan, skedule, dan menjaga hubungan dengan keluarga menjadi sangat penting untuk membuat sebuah karya yang kolaboratif dan iteratif.

.

Di masa- masa terakhirnya om Frans masih sempat membahas mimpi2nya tentang anaknya. Di dalam rasa sakit yang terus menerpanya, ia masih perhatian pada keluarganya. Begitupun ayah saya sedang sakit sekarang, dan situasi di dalam keluarga tidak mudah, tekanan muncul atas bawah kiri kanan, kami secara keluarga harus kuat. Maju kena mundur kena, dari masalah tulang, parkinson, saluran makan, dan saluran nafas. Dad, masih saja bisa mengelus kepala kami.

.

Dari situlah peran keluarga di dalam program arsitektural menjadi penting, mengolah kedekatan supaya kuat menjalani hidup bersama – sama, dari kelahiran, proses menjadi dewasa, dan tua dengan tetap menjalani yang berkualitas. Postingsn instagram bukanlah hanya sebuah puja puji saja tetapi sebuah sarana melakukan kebaikan. Di dalam sebuah karya yang kadang terlihat megah ada cerita yang dalam mengenai kehidupan. That is our mission in this crazy digital world.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 11 – Gading Tower Home

Proyek rumah Gading terletak di Jalan Gading Indah di Daerah utara Jakarta. Lokasi ini adalah daerah yang memiliki kompleksitasnya problematikanya tersendiri. Dimulai dari seringnya permasalahan banjir muncul. Hal ini diantisipasi kompleks dengan membuat dam dan pintu air. Daerah ini juga dapat dilihat seperti ‘kampung kota’. Beberapa lot yang terletak pada daerah ini merupakan lot-lot kecil berukuran kurang lebih 6 x 15 meter, sekitar 90 meter persegi.

Begitu kami mendesain, pertanyaannya adalah bagaimana mendesain sebuah rumah yang dapat memenuhi kebutuhan program klien kami #rumahandrewmonica— dimana secara keluarga mereka sudah jauh berkembang dan menginginkan program yang besar—tetapi masih bisa mendapatkan penghawaan yang baik, pencahayaan alami yang baik, dan ruang-ruang yang fleksibel agar dapat digunakan untuk 20′- 30 tahun bahkan lebih. Tentunya disesuaikan dengan budget dan estetika yang didiskusikan bersama.

Dari pertanyaan – pertanyaan tersebut, proses desain dimulai dengan mengkelompokkan bagian – bagian yang esensial dan membuat ruang bebas kolom. Tangga diletakkan pada sisi memipih untuk mendapatkan ruangan seluas mungkin. Lubang-lubang cahaya kecil didesain pada sekeliling bangunan agar juga dapat memberikan sebuah batas antara bangunan tetangga dan bangunan utama. Orientasinya yang menghadap ke selatan-utara, memberikan kesempatan untuk fasad untuk dapat dibuka selebar mungkin, dengan tetap mempertimbangkan privasi untuk pengguna dan eco friendly.

Hasilnya adalah komposisi rumah yang pipih dan tinggi yang adaptif di atas lahan terbatas di Gading Indah sembari memperhitungkan konsep Zero water runoff yang bisa berkontribusi untuk Jakarta tercinta.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 10 – Botanical House

Kali ini saya berbagi tentang desain dari project yang sedang kami kerjakan di pinggiran jakarta, lokasinya di hook, program ruang dari rumah ini adalah rumah 3 kamar 2 kamar diletakkan di lantai 1 dan kamar master diletakkan di lantai teratas. 

.

Konsepnya adalah arsitektur yang bioklimatik yaitu  membuat rumah yang fungsional,  tropis, memiliki teknologi pengairan juga dan memiliki desain micro climate yang baik. Menariknya ada 3 pohon besar bertajuk 8 meter yang ada di perimeter lahan. Jadi sebenernya desain mencoba untuk bagaimana memberikan bingkai untuk rumah, sekaligus memberikan ruang terbuka yang mendapatkan bayang – bayang dari pepohonan. Rumahnya ada di hook, kiri – kanan potensial untuk memberikan pengalaman inside juga outside.

.

Setelah dikutik – kutik ternyata ruang di bawah bisa dibuat ruangan yang blong dengan beberapa kolom di perimeter. Daerah atas melengkung menyesuaikan bentuk profil lahan dan lantai atas memberikan kanopi untuk daerah bawahnya. Rumah ini menghadap utara dan timur, jadi solusi menggunakan kanopi dan kaca terbuka akan sangat tepat. Menurut saya ruangan yang tidak terlalu tipis dan tidak terlalu tebal itu penting supaya bisa fleksibel apabila ada lebih banyak orang datang dan ngumpul – ngumpul.

.

Rumah ini pas untuk keluarga kecil dengan mimpi yang menantinya. Kebetulan mereka senang dengan rumah ini dan semoga cepat dibangun ya.

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 02 – Rumah Putih

Ini adalah rumah yang kami desain sebelum Bare Minimalist di Jakarta berupa renovasi. Atapnya di perpanjang untuk mengantisipasi curah hujan dan diganti dari genteng ke penggunaan atap plastik. Sisi utara selatan dibuka, dan bangunan secara keseluruhan dicat warna putih. Struktur lama dipertahankan dengan optimalisasi 2 kamar tidur di lantai atas dan 1 kamar tidur di bawah. 

Kategori
Project Bioclimatic House

Bioclimatic Home 01 – Bare Minimalist

Bare Minimalist artinya adalah rumah yang tampil minimal, fitur utamanya adalah light and wind tunnel di tengah – tengah foyer yang menyatukan pintu masuk living room, bedrooms, dan tangga. Lahannya berukuran 8 x 24 dengan orientasi menghadap utara, timur dan selatan. Sisi barat ditutup dinding solid dan dilengkapi dengan sistem air minum terintegrasi. Materialnya menggunakan beton cetak, parkit bambu, kayu palet.