2013 menuju 2014

01 January 2014 “A new year is unfolding–like a blossom with petals curled tightly concealing the beauty within. 
– Unknown”

Roseto - Big Family

Roseto – Big Family

2014 sudah akan menampakkan wujudnya, 2013 sudah akan menjadi masa lalu. Lalu apa yang akan terjadi di rentang waktu yang ada dimana masa depan akan muncul tanpa diminta. Waktu memang menjadi satu hal yang paling berharga dimana orang – orang akan berjuang untuk mendapatkan waktunya sendiri, meminta waktu untuk dirinya, emosinya, harga dirinya yang menanti untuk dituangkan dalam catatan sehari – hari. Mengenai masa depan, kita tidak akan pernah tahu. Terkadang diri ini juga tidak pasti mengenai masa depan. Malam tahun baru ini dihabiskan untuk menikmati waktu bersama keluarga, kami tidak pergi kemana – mana, hanya di ibu kota Jakarta ini, Laurensia membantu sehari – harinya di liburan ini untuk menyelesaikan pekerjaan – pekerjaan administrasi yang belum selesai, sementara diri ini meluangkan waktu untuk menata, membereskan kantor, membereskan komputer – komputer kantor, server, ya singkatnya bersih – bersih. Pernah ada satu orang bertanya, “kenapa sih ngga pakai office boy, atau IT kantor ?” Diri ini juga berpikir mungkin ada baiknya ide tersebut, mungkin sebabnya karena belum ada orang saja yang melamar, atau diri ini berpikir kantor arsitek saya ini masih kecil, hanya berisi 15 orang saja dengan 7 orang anak – anak magang yang datang dan pergi. Beruntung kantor sekarang sudah memiliki sopir dan tenaga administrasi sekarang yang sudah sedemikian baiknya membantu urusan ini. Mungkin diri ini masih berpikir secara tradisional bahwa membersihkan meja kantor adalah tugas kita sendiri, juga meja – meja lain yang masih kotor cuma dibutuhkan 2 tangan, 2 kaki, 1 kepala untuk mengambil ember, lap dan kemudian bersih – bersih. Diri ini percaya semua hal – hal besar dimulai dari hal yang sederhana, 2 tangan , 2 kaki, dan 1 kepala.  Kamipun masih bisa tertawa waktu ditanya “Kalian ngga kemana – mana liburan ?” ini saat – saat yang kritis, jawab kami. Dari Laurensia diri ini belajar untuk hidup sederhana, kami masih bukan apa – apa.

Di 2013  diri ini bersyukur untuk mendapatkan dukungan yang semakin dalam dari Laurensia, istri yang terbaik. Setiap langkah dan nafas  menjadi ringan dengan naik dan turunnya hidup. Ia membantu diri ini untuk menjalankan kehidupan sehari – hari, menyiapkan makan pagi, makan siang bersama, dan kemudian makan malam. Ia juga mengingatkan saat – saat penting dimana harus beristirahat, berdoa, ataupun sampai hal – hal yang sederhana seperti jangan mandi terlalu malam. Sama seperti ketika diri ini terkapar tidak berdaya karena kecapaian bekerja di perpindahan tahun baru kemarin. Dunia luar terkadang penuh hingar bingar sehingga menyilaukan mata, dunia yang kita jalani sehari – hari ini yang membentuk cerita hidup ini seutuhnya, dunia yang penuh dukungan orang- orang yang tersayang.

Arsitektur dengan dimensinya yang terukur, memiliki rasa yang penting dalam pengalaman sekuensial yang dialami penggunanya. Pengalaman ini adalah satu usaha untuk menikmati ruang yang kompleks, indah dengan cahaya, suara alam, dan berguna sesuai hakikinya. Satu karya lansekap di kota Singa itu ada begitu indahnya, suatu nuansa lansekap dari berbagai belahan dunia, kumpulan koleksi yang ada untuk dinikmati di daerah tropis. Ini tidaklah mungkin tanpa solusi radiant cooling sebagai pendingin ruangan dimana jarak atap ke lantai yang begitu tinggi. Disini teknologi dan integrasi dengan disiplin lain menjadi satu kelebihan. Arsitektur itu muncul dari pertanyaan – pertanyaan mengenai bagaimana mencipta ruang yang lebih baik untuk penggunanya, dan lebih tinggi lagi lebih baik untuk alamnya. Mungkin semua dimulai dari pertanyaan apakah bisa lebih baik daripada masa kini.

Teman terbaikku pernah berpesan tidak perlu takut jangan pernah takut jatuh, orang yang takut jatuh adalah orang yang ada di atas. Orang yang ada dibawah adalah orang yang paling bahagia, ia selalu menatap ke atas. Diri ini merasakan hangatnya tanah kemudian menengok ke atas, langit itu begitu biru, 2014 sudah datang.

“Yang kamu sudah baikan hari ini ?” Laurensia bertanya, diri ini menjawab “sudah, terima kasih ya sayang, Happy New Year.”

withSweetheart4_resize past

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s