31 August 2008

 

This work is submitted during the exhibition of Indonesian architect in Helar Festival in Bandung Indonesia at 23rd until 31st August 2008. The project is named “Looking up, achieving dreams”. The idea is to give perspective from different view in city planning. By raising football court to the sky, this project gives challenge to make public space in the sky and be a landmark for generating city icon. The objective is to create most romantic city in Indonesia with love. At the end, “Looking up, achieving dreams “gets most favorite entry award in the exhibition.

Reinventing Bandung 1

 


 

 

Konsep menegakkan impian ini ada dalam rangka berpartisipasi dalam pameran Reinventing Bandung “intervensi arsitektur di ruang – ruang hilang Bandung” pada tanggal 23 – 31 agustus 2008. Konsep yang disajikan diharapkan memberikan nuansa yang berbeda dari sudut perencanaan kota Bandung dimana bisa menjadi contoh untuk pengembangan kota berskala sedang yang memiliki integrasi dengan isu ekonomi, ekologi dan sosial. Diharapkan dengan ini bisa mencerdaskan kehidupan masyarakatnya dimulai dari sebuah kegiatan yang sangat sederhana. Yakni kegiatan sehari – hari, dimulai dari bangun, beraktifitas, dan beristirahat. Keseluruhan konsep yang ditampilkan ini, akan membuat Bandung, menjadi kota dunia yang romantis dan tidak akan terlupakan sejak kaki ini melangkah di satu telapak pertama.

 

<!–[if !supportLists]–>1. <!–[endif]–>adanya Lapangan Sepakbola di langit dengan standar internasional diletakkan di angkasa sebagai ekspresi dari keterbatasan lahan yang ada di Bandung. Lapangan ini kan menjadi Landmark dari satu – satunya lapangan Sepakbola yang ada di langit di dunia. dari sini kita bisa melihat huruf Bandung di pegunungan parahyangan

<!–[if !supportLists]–>2. <!–[endif]–>Galeri Seni Urang Internasional Bandung, menampilkan karya seni seniman Bandung. Tempat ini akan terbuka untuk publik dan mengasah sensitifitas masyarakat untuk apresiasi seni. Di Tempat ini akan diadakan pameran seni internasional setiap tahunnya dengan jadwal yang padat

<!–[if !supportLists]–>3. <!–[endif]–>Pusat Daur Ulang Nasional, sebagai tempat penelitian sampah – sampah dan pusat daur ulang. Bangunan ini berkesan futuristik dan bersih sebagai ekspresi yang kontras dengan sampah dan menunjukkan pentingnya pengelolaan sampah bagi dunia.

<!–[if !supportLists]–>4. <!–[endif]–>Taman Langit Ketujuh, taman publik dengan orang – orang yang melakukan petak umpet, petak patung, petang jongkok, Galasin, dll. Juga dengan kegiatan yang membuat jantung kita berdebar – debar seperti Bungee Jumping. Melompat dari angkasa dengan mata terbuka ditambah dengan atraksi Balon udara.

<!–[if !supportLists]–>5. <!–[endif]–>Pasar Seni Bandung Internasional, tempat yang menjual barang – barang kerajinan dan furniture dan merupakan pusat Pedagang Kaki Lima, disini juga terdapat pusat dari Organisasi Pedagang Kaki lima Indonesia dan menjadi salah satu wisata unggulan wisata internasional.

<!–[if !supportLists]–>6. <!–[endif]–>Stasiun Monorail Cikapundung, stasiun dengan gaya arsitektur parahyangan yang menghubungkan daerah Cikapundung dengan stasiun Dago, Soekarno Hatta, Setia Budi, Dll. Sehingga strategi transportasi kota bandung akan menjadikan angkutan publik yang sangat nyaman dan berkelas internasional sebagai potensi wisata.

<!–[if !supportLists]–>7. <!–[endif]–>Adu Kambing Tahunan Internasional, ajang internasional yang akan disejajarkan dengan pertunjukan matador di Spanyol menarik wisatawan dariseluruh dunia dimana di ajang ini kambing – kambing internasional akan didatangkan untuk berlaga dan memperebutkan trofi bergilir setiap tahunnya.

<!–[if !supportLists]–>8. <!–[endif]–>Pembangkit Listrik Tenaga Angin, pemenuhan tenaga listrik akan juga didukung oleh sistem kincir angin yang diletakkan di daerah pegunungan sekitar bandung. Cara ini dipakai menanggapi langkanya BBM di tahun – tahun mendatang dan membuat kota yang ramah lingkungan dimulai saat ini, berpikir lebih jauh untuk bumi kita.

<!–[if !supportLists]–>9. <!–[endif]–>Sungai Pembuktian Cinta, disini adalah tempat anak muda dan orang tua berkumpul dan bernostalgia mengenai masa dahulu. Suara Gemercik air yang membuat hari ini berdebar – debar dan tidak bisa meninggalkan romantisme ketika mereka mengatakan I love you pada saat pertama kali.

Credit to : Jefferson Barnes : is friend from United States, He graduated from RPI, I met him while I was working in Foster and Partners London, currently he is working for Masdar University, Abu Dhabi in Foster and Partners, Ribkazelia : is a graduate Art Management student of Northumbria Newcastle University, currently she is the representative of Indonesia in Children Creativity Exhibition in Finland.


Reinventing Bandung 2




Exhibition picture

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s