130312 , “Go as far as you can see. When you get there you’ll be able to see farther.”- Thomas Carlyle

20130312-214027.jpg

Bali, Kerobokan. Hari ini terik, Mataku perih, sudah beberapa hari ini, diri ini tidur larut malam. Setiap minggu juga diri ini berpergian untuk melihat pekerjaan yang ada di Jakarta ataupun di Luar pulau Jawa. Diri ini baru saja pulang dari Bali untuk mengecek satu pekerjaan di daerah Bali utara, di daerah Kerobokan bersama Edhie. Laurensia ikut menemani dalam perjalanan yang cukup panjang 3 jam dari kota Denpasar.

Hari ini hari sabtu. diri ini Mataku ingin terpejam, untuk beristirahat lebih lama, diri ini ingat ada pekerjaan yang harus dikirim hari ini diriku bergumam dalam hati, setelah itu aku bisa tidur dengan nyenyak. Seluruh kerja keras di minggu – minggu kemarin dipusatkan pada minggu ini. Aku kemudian berpikir, ya mungkin kerja keras ini bisa berbuah dengan baik. Diri ini terbayang pantai yang indah di belakang halaman kami, dan apabila beruntung kami bisa ke daerah Ubud dengan jajaran galeri – galeri seninya yang menanti untuk dijelajahi.

20130312-215512.jpg

“…Bali is one of the few cultures with origins in one of the great ancient cultures which is still alive.” Arthur Erickson

Diri ini ingat Bali dengan segala kepercayaan yang dianutnya,  filosofi hidupnya, dan simbolisme yang ditunjukan dalam keseharian orang – orang di dalamnya. Setiap pagi orang Bali yang beragama Hindu, memulai harinya dengan berdoa, meletakkan persembahan kepada semesta, untuk menghargai alam semesta ini, sewaktu siang berdoa kembali, dan menutup hari juga dengan berdoa. Diri ini berpikir diri ini belajar banyak sekali dari tradisi ini setiap harinya. Sama seperti simbol patung kura – kura yang diri ini bawa dari Bali yang berarti menghargai orang yang lebih tua sebagai filosofi dari menjalani hidup ini sepenuhnya.

Diri ini berpikir mengenai apa saja yang sudah terjadi belakangan ini, banyak tawaran muncul untuk mengembangkan diri sebaik – baiknya, sebesar – besarnya. Namun diri ini merenung dan berkaca, sebesar apa sebaiknya kita tumbuh. Dan seberapa cepat kita tumbuh. Diri ini pikir ini membutuhkan proses, tidak instan, namun orang tidak pernah tahu seberapa cepatnya kita perlu tumbuh, pertanyaan berikutnya, lalu bagaimana ?

“Jadilah pohon yang rindang”, kata om William, yang buahnya lezat bisa dinikmati siapapun.  “untuk ke bintang kamu harus mengalami kerja keras yang luar biasa dan juga menjadi pohon yang memiliki tajuk yang lebar.”

Diri ini kemudian merenungi bahwa perbuatan kita sehari – hari adalah memberikan buah untuk orang lain. Buah untuk istri, untuk keluarga, buah untuk teman – teman terbaik yang sudah atau belum kita kenal sekalipun. Diri ini ingat bahkan di usianya yang sudah senja. 90 tahun,  Tante Lily, istri almarhum om William masih menyempatkan diri untuk datang di pernikahan kami, katanya opa Laurensia adalah teman sepermainan beliau. Diri ini belajar dari cara beliau menghargai sesama, baginya hubungan itu penting sekali, hubungan yang tulus, dengan niat yang tulus. Bukan hubungan atas dasar untung rugi belaka. Diri ini mendapatkan satu mentor terbaik untuk menjalani hidup. Bagaimana menjalani hidup yang tumbuh perlahan – lahan.

20130312-213901.jpg

 

akanaka3

IMG_1237

IMG_1242

“Only one who devotes himself to a cause with his whole strength and soul can be a true master. For this reason mastery demands all of a person.” Albert Einstein

Diri ini berkata pada satu teman terbaikku, Pak seorang arsitek akan mumpuni di umur 50 tahun mungkin, dengan segala pengetahuan yang dia miliki. “Apa artinya waktu, ingat Rich, selalu berikan yang terbaik.” Diri ini kemudian teringat pada ikat kepala yang diri ini selalu terikat di tas yang biasa kubawa – bawa setiap hari, dulu diri ini memanggul pagoda pertanda musim panen bersama teman – teman di Jepang, ikat kepala itu sebagai penanda semangat yang tiada pernah padam. Kami memanggul pagoda itu bersama – sama, ada 20 orang sampai 30 orang. Diri ini tertawa mengingat peristiwa itu. Mungkin Tuhan punya rencananya sendiri untuk kita semua.

Pelajaran terbaik pun datang tidak disangka – sangka justru dari teman terbaikku, Edhie. Saya punya hadiah untuk kamu, ia berujar, ia mengeluarkan satu buah batu, dengan cat warna – warni, batu itu memiliki mata, hidung, mulut, dan baju.

bernie

Ini hasil dari lukisan anak – anak cacat, ayah dari Danny yang memiliki yayasan anak – anak ini. Ibaratnya apabila dibiarkan batu itu seperti semula, ia tidak berarti. Apabila ia di cat, dihias, memiliki makna ia akan berarti, sama seperti batu ini. Diri ini berpikir kita dalam hidup ini, menjalani, hidup yang terbaik, berikan yang terbaik, pada akhirnya semua yang kita lakukan ini bukanlah untuk diri kita, namun untuk sesama. Hal ini akan menjadi mulia, apa adanya. Batu ini diri ini namakan Bernie, penanda bagaimana kita bisa berbagi kepada sesama dengan sebaik – baiknya.

Lucunya hari demi hari, diri ini selalu membawa batu ini kemana – mana, seperti kemarin diri ini dihentikan di airport, karena membawa sebuah batu, “Pak disini dilarang membawa batu.” Diri ini pun tersenyum, ia pun keheranan melihat Bernie, Kemudian setelah dijelaskan apa arti batu ini kemudian petugas bandara pun mengerti. “lain kali batunya  dimasukkan koper ya pak.” petugas itu pun tersenyum. Memang kasih yang tulus, membuat dunia ini jauh lebih berarti, melalui hal yang sangat sederhana.

Diri ini pun menutup tulisan ini dengan puji syukur akan pelajaran yang terbaik di perempatan tahun 2013 ini. Semoga banyak hal semakin baik terjadi, yang terjadi, terjadilah.

“Love is the essence of life; love touches all of our relationship even with stranger. Love never leaves us. It clings to people who believe, and to those who don’t”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s