Dad Loves

161023 “Bagi seorang anak kecil, Ibu adalah cinta pertamanya, dan Ayah adalah pahlawannya.” Laurensia.

dscf9313

Pekerjaan Menggali tanah setinggi 5 m dibawah permukaan 0.00

“Yang, itu kata daddy basement bawah jangan dibuat, berbahaya nanti airnya bagaimana ?” pada waktu itu, Laurensia sedang bercerita ketika baru pulang dari rumah permata buana, kami biasa makan malam bersama setelah ia selesai praktek dan menjemput miracle di rumah opa, omanya. Diri ini menjawab “tenang saja, semua sudah direncanakan, soal air tinggal kita waterproofing dan pengecekan akan pengecoran.” Ayah saya sedang berusaha mengingatkan dengan caranya tersendiri, menyelidik dahulu, memberikan premise, tantangan, kemudian penyelesaian. Satu pagi ia bercerita mengenai gaya tekan air yang membuat beton kolam yang sedang dicornya di madura patah dan meledak, karena permukaan air yang dangkal. Singkatnya berat kolam renang lebih ringan daripada gaya tekan air, dirinya pun bertanya “apakah ini sudah diperhitungkan ?” Beberapa hari setelahnya, pada waktu kami berkunjung ke rumah permata, ia pun mengingatkan, “jangan lupa saluran listriknya outbow untuk di bawah tanah.”

Situasi seperti itu seringkali terjadi, dan hal – hal yang ditanyakan adalah hal yang mendasar, keamanan, kenyamanan tanpa perlu menjadi seorang avant garde. Avant-garde (pengucapan bahasa Perancis: [avɑ̃ɡaʁd]) berarti “advance guard” atau “vanguard”.[1] Bentuk kata sifat digunakan dalam bahasa Inggris untuk merujuk kepada orang atau karya yang eksperimental atau inovatif, , perlawanan terhadap batas – batas apa yang diterima sebagai norma dalam suatu kebudayaan. Bahasa Ayah saya ini adalah bahasa yang fundamental. Darinya saya belajar untuk menahan diri, memperkuat lagi pondasi, dasar pemahaman untuk menghindari akrobatik perubahan, yang hanya untuk menjadi sekedar berbeda.

 

dad

Dad with Our dog, Brando

 

Ia juga yang sedemikian khawatir ketika diri ini memutuskan untuk pulang ke Indonesia, dimana hal tersebut menjadi kebanggaannya, sedih, pada waktu prinsip kita menjadi tidak sama. Senyumnya kembali timbul ketika pengakuan muncul dari karya – karya yang mulai terbangun yang berarti menandakan diri ini bisa bertahan hidup di kota Jakarta, ia terus menanyakan mengenai keuangan, apakah cukup untuk membayar gaji, cukup untuk hidup, cukup untuk menabung. Ia juga yang memberikan semangat, ketika satu exhaust fan merk Miele penyok titik karena pekerjaan kontraktor kitchen set satu vendor ternama, yang sebegitu saja luput sekejap . Ayah juga yang memberikan semangat untuk terus bertanggung jawab, bahwa tidak ada artinya apabila kamu untung tapi nama baik hilang, tidak apa – apa, nanti akan ada gantinya yang lebih baik lagi. Dari situlah diri ini belajar untuk bisa menarik garis positif di tengah turbulensi.

Ia juga yang memberikan pemahaman bahwa beton memiliki kelemahan akan retakan, dan potensi terhadap retakan waterproofing, oleh karena itu lapisan batu sangat penting untuk menjaga retakan tidak terjadi. Sebelumnya diri ini melihat lapisan batu dari aspek estetis untuk menghaluskan, dari ayah saya ia memberikan sudut pandang baru dan beberapa vendor waterproofing kemudian memberikan saran – saran mereka hanya untuk melihat satu material, yaitu beton. Tidak terhitung banyaknya dari beberapa material beton, kayu, besi, alumunium, plastik, bambu yang sedang dielobarasi, kita diskusikan, kita tarik benang merahnya, untuk kemudian dibangun di tempat.

Sedemikiannya ia tersenyum ketika diri ini menceritakan atap yang dipelintir di satu project di Telok Naga, memberikan kesan dinamis, naik dan turun, dan menunjukkan foto – foto padanya. Ia pun diam, tidak berkomentar apa – apa. Beberapa hari setelahnya diri ini kembali ngobrol dan bercerita mengenai kesulitan dalam fabrikasi atap yang tidak memeiliki sudut yang sama tersebut, memutar, terpelintir sedikit – sedikit dalam segmen yang menghubungkan titik – titik pertemuan rangka. Ayah pun bercerita mengenai bagaimana Wiratman membuat konstruksi atap bangunan istiqlal, mesjid yang didesain oleh Frederich Silaban, Atap itu didesain dengan pendekatan empiris dimulai dengan membuat maket, dan melakukan ujicoba, pra kiraan tanpa perhitungan yang solid karena konstruksi yang memiliki bentang lebar dan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Ia pun menyarankan, “coba kamu buat maketnya”.

atap sekolah alfa omega di Telok Naga, model pertama menggunakan struktur bambu. Model kedua menggunakan struktur besi. Kedua model tersebut menggunakan curva parabloid untuk konstruksi bubungan atap.

atap sekolah alfa omega di Telok Naga, model pertama menggunakan struktur bambu. Model kedua menggunakan struktur besi. Kedua model tersebut menggunakan curva parabloid untuk konstruksi bubungan atap.

 

atap2.jpg

Prototype ke 2

Dari beberapa cerita demi cerita, dedemikiannya diri ini ingin membahagiakannya, membuatnya bangga, biasanya ia hanya diam. Dari Laurensialah diri ini bisa tau, mengenai komentarnya, ayah tidak pernah berbicara langsung, mungkin ia hanya ingin melihat kami anak – anak nya tidak sombong akan pencapaian dan terus berkarya. Dr. Aris satu dokter yang setiap minggunya datang ke rumah kami, dan rumah ayah saya untuk melakukan terapi ke keluarga kita, berbicara, “Ayah sering bertanya mengenai bagaimana Real kabarnya, apa masih sering terapi ? ” ia pun menjawab “ngga pernah, sibuk itu” kita yang membahasnya pun tertawa, dalam hati kecil saya, diri ini kembali diingatkan hal yang terpenting, kesehatan, waktu untuk beristirahat dimana kesibukan semakin padat dan Ayah sepertinya tidak pernah kehilangan itu. Sesambil berkerut Dr. Aris berujar setelah memeriksa diri ini “waduh gawat ini Real”. Dalam hati saya deg – deg an, sesambil iseng menimpali “kita perlu liburan dok.” kita kemudian tertawa.

 

whatsapp-image-2016-10-02-at-4-41-24-pm

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s