Konsep perencanaan Masterplan Pusat Pemerintahan Kota Sukabumi ini didasarkan atas 3 buah prinsip dasar. Prinsip pertama yaitu keterhubungan dengan membuka akses pedestrian kedalam kawasan di sisi barat timur dan utara selatan untuk memberikan sumbangsih ruang urban yang berkualitas dimana terjadi interaksi antara warga kota Sukabumi yang berpusat di dalam pusat pemerintahan. Kualitas ruang pedestrian yang terjadi diperkuat dengan vegetasi peneduh, program yang ditempatkan di podium yang mengaktifkan seperti (UMKM), fasilitas umum, dan juga tempat duduk sebagai tempat berkomunikasi antar-warga dan pamong kota – desa. Sirkulasi pedestrian diletakkan membentang dari sumbu utara – selatan dan barat – timur. Sedangkan akses mobil diletakkan mengelilingi bangunan yang dihubungkan dengan drop off dan tempat parkir.
Prinsip kedua adalah prinsip untuk mengolah air sesuai dengan kontur lapangan. Zona selatan diperuntukkan untuk masjid umum yang terintegrasi dengan konsep Water Sensitive Urban Design dengan kontur yang terendah. Sedangkan Zona utara diperuntukkan untuk gedung walikota. Zona barat diperuntukkan untuk Dinas – dinas dan zona timur diperuntukkan untuk DPRD. Konsep WSUD yang terjadi dipisahkan dengan konsep clustering per bangunan yang berpusat di daerah courtyard dimana air diresapkan ke tanah dan air curahan hujan ditampung untuk digunakan kembali untuk sistem flushing toilet.
Prinsip ketiga adalah prinsip untuk membentuk desain bangunan yang kontekstual dan lokal terbentuk dengan penghawaan alami sehingga erbentuk organisasi ruang yang memiliki sistem cluster dan courtyard dengan taman di tengah – tengah massa bangunan. Sistem fasade bangunan dengan kombinasi material lokal yang memiliki ketahanan terhadap cuaca yang terbentuk dari tesis dan anti tesis terhadap struktur tradisional bangunan setempat sehingga memberikan kearifan lokal untuk arsitektur setempat. Sistem atap bangunan didesain dengan mengintegrasikan solarpanel dan sistem penampungan air dari air hujan dan diintegrasikan dengan tangki yang terletak di tengah – tengah taman bangunan membentuk ekosistem bangunan dan alam.
Principal : Realrich Sjarief ST. MUDD. IAI.
Design Team : Alifian Kharisma, Fakhriyyah Khairunida , Thomas Santoso, Timbul Arianto, Viviyani Santosa , Arlene Dupe , Kanigara Ubazsti









ARCHINESIA Academy is coming back for the 8th time on 20-21 March 2019 in ICE BSD City. Realrich Sjarief was invited to give a lecture on how to manage architecture firm.


Realrich Sjarief invited to be part of The Worldbex Seminars 2019 Manila, Philippine. RAW (Realrich architecture Workshop) Architecture’s design director Ar. Realrich Sjarief will share talk on “Sustainable and Conscious Architecture, Exploration of Alpha Omega, and the Philosophy of Suwung.” The event is a sharing, presentation and discussion together with practicioners in Singapore, Philipines, Thailand. The 2019 Event Theme is “A World Built Bolder.”

Membedah dan Membahas dari The Guild ke Omah Boto, a sharing agenda managed by Universitas Kristen Duta Wacana on Saturday, February 9th, 2019. This agenda invited Realrich Sjarief, Andy Rahman, Eka Swadiansa, and Anas Hidayat to give some lectures about their story that bridging RAW’s The Guild to Andyrahman’s Omahboto.
