3 July 2006, Singapore

Suatu kalimat ‘ Belajar dari kekalahan, ..sama seperti permainan akan hidup …

Sketch Lampu chakra
Credit to : Liza Susanto, Budhi Hermawan

Ada menang ada juga kalah, mungkin saat2 mengalami kegagalan itulah justru saat yang terbaik, saat dimana kita bisa mensyukuri segalanya. sadar akan kesalahan. sama ketika kuterlempar dalam sinusoidal terbawah di tahun 2002, terimbas oleh cepatnya waktu kerjaan – kerjaan dan kegilaan yang mengalir di tingkat 3, akhirnya dapet nilai E untuk studio perancangan, akhirnya dikeplak juga buat sadar, syukur ada saat2 itu , lagi,   masa menjadi gila, belajar untuk menahan diri. Setiap kita ada di bawah itulah biasanya kita bisa mengingat node hidup kita… seperti kita mengingat bahwa setiap 20 m harus ada node, setiap 8 meter harus ada gab … 20 meter dan 8 meter itulah saat terbawah kita.

dibalik itu,

juga akhirnya kalah juga di negeri ini, raffles hospital, hp dan tempat tidur jadi temen akrab selama 2 hari ini, terkapar di atas dunlopillo, terkapar dan terlentang bebas. Seperti sebuah permainan. Terjerumus dalam sbuah pertandingan bergrafik sinusoidal. Secepat secepatnya kamu ke atas, kamu pasti akan kebawah juga.

Hanya bedanya saat ini ku sedang di titik atas, kutenggelam dalam euforia kegembiraan , Berpacu dalam ide – ide dan pembaharuan untuk lingkungan yang lebih baik. Dimulai dari sms mendadak, Dapet juga juara 2 dari sayembara lampu kota, cukupppppp buat menggemukkan diri =p.  Berkat liza dan budhi, satu dengan sukarela mewujudkan desain dengan intuisinya dari model yang rough, dan satu lagi untuk mewujudkan desain dari mulai desain presentasi urusan kecil2 sampai ke tangan panitia dengan selamat.Terima kasih ya

Thinking of the games we played.
Remembered the good old days.
Thinking of how we all cheated
That way, we never got defeated.

 

Marbles, cans, slippers, balls.
These things, we used them all.
Seldom watched TV, seldom sat down.
We ran and jumped, without a frown.

 

Now, we are supposed to know better.
In arrogance, we think we are greater.
I am reminding you how we can be wrong.
Because back then, we were always strong.

 

Now we are puny, dependent and weak.
Watching ourselves turn into freaks.
This is not a pretty sight to behold.
You must listen, you need to be told.

 

Let us go back to the games we played.
Let us recover from what has been frayed.
It is not too late for us to be free.
We will see the sun again, this I decree.

Games – Yar Bolucim

2 thoughts on “Thinking of the games

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s